Manajemen komunikasi organisasi dalam meningkatkan kerjasama tim pada Wedding Organizer Agam Surya Lesmana

Authors

  • Mad Yoman Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang
  • Mochammad Mirza Universitas Islam Syekh Yusuf-Tangerang
  • Eka Darma Putra Universitas Islam Syekh Yusuf-Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jeal.v5i3.564

Keywords:

: Komunikasi Organisasi; Manajemen Komunikasi; Kerjasama Tim; Wedding Organizer

Abstract

meningkatkan kerjasama tim pada Agam Surya Lesmana Wedding Organizer (ASL.WO). Keterbatasan jumlah karyawan tetap mendorong perusahaan untuk merekrut tenaga freelance, yang pada praktiknya menimbulkan tantangan komunikasi dan koordinasi kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi di ASL.WO telah berjalan cukup baik dan bersifat sinergis, namun masih sangat bergantung pada peran dominan leader, khususnya pada tahap perencanaan dan pengawasan. Komunikasi interpersonal dan informal terbukti mampu meningkatkan adaptasi serta keterlibatan tenaga freelance, sehingga berdampak positif terhadap kerjasama tim. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelibatan anggota tim sejak tahap perencanaan dan penguatan sistem komunikasi internal agar efektivitas kerja tim dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggoro, A. D., Susanto, H., Arifin, R., Nugroho, O. C., Purwati, E., & Ridho, I. N. (2023). Manajemen event

budaya sebagai daya tarik wisata di Kabupaten Ponorogo. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 7(1). https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4434

Aulia, S., & Toni, A. (2022). Manajemen komunikasi organisasi dalam menjaga efektivitas kerja. Jurnal

Komunikasi, 14(2), 123–135.

Cooper, D. R., & Emory, C. W. (1996). Business Research Methods. Irwin.

Goldhaber, G. M. (1993). Organizational Communication. Brown & Benchmark.

Handoko, T. H. (2016). Manajemen (Edisi revisi). BPFE.

Lahardi, M., & Asy’ari, H. (2023). Evaluasi komunikasi pada penyelenggaraan event organizer. Jurnal

Manajemen Event, 5(2), 89–101.

Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis, 6(1), 33–39.

https://doi.org/10.31764/historis.v6i1.4075

Waris, L. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Global Eksekutif Teknologi.

Muhammad Sodiq, & Mochammad Rochim. (2022). Manajemen komunikasi event organizer virtual. Bandung

Conference Series: Communication Management, 2(1). https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i1.173

Pace, R. W., & Faules, D. F. (2010). Komunikasi Organisasi: Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan.

Remaja Rosdakarya.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior. Pearson Education.

Simatupang, R., Pratama, A., & Lestari, D. (2024). Iklim komunikasi dan kerjasama tim dalam organisasi

berbasis proyek. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(1), 45–58.

Terry, G. R. (2006). Principles of Management. Richard D. Irwin.

Werner, K., Junek, O., & Wang, C. (2022). Event management skills in the post-COVID-19 world. Event

Management, 26(4), 867–882. https://doi.org/10.3727/152599521X16288665119558

Wijaya, I. A., Shahirah, R. A., & Yuliana, M. E. (2022). Analisis pengaruh komunikasi dan kerjasama tim

terhadap peningkatan kinerja karyawan. Jurnal Ilmiah Manajemen Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.53866/jimi.v2i1.109

Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). The type of descriptive research in communication study. Jurnal

Diakom, 1(2).

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Yoman, M., Mochammad Mirza, & Eka Darma Putra. (2025). Manajemen komunikasi organisasi dalam meningkatkan kerjasama tim pada Wedding Organizer Agam Surya Lesmana. Journal of Educational Administration and Leadership, 5(3), 154–159. https://doi.org/10.24036/jeal.v5i3.564